Menulis Karena Senang

Beberapa hari lalu saat minum kopi di kedai yang ada di kota saya, tiba-tiba saya terbayang sesuatu tentang menulis. Adalah satu pertanyaan yang seharusnya saya sendiri pikirkan jauh-jauh hari. Kenapa menulis di blog? Apakah bisa menghasilkan profit dari blog? Sebenarnya, saya tidak terlalu memikirkan tentang profit dan segala macamnya. Saya hanya ingin menulis sesuatu yang saya suka. Menulis sesuatu yang memang ada di pikiran saya. Tidak peduli apakah ramai atau

Kita Abu.

Kita Abu. Kita abadi dalam hitam dan putih yang menjadikan kamu aku, Abu. Djogdjakarta, 14 Agustus 2018   Aku akan Aku ingin mencintaimu dengan sepenuhnya tidak ada jarak tidak ada waktu tidak ada apapun hanya aku dan kamu.   Aku ingin mencintaimu selamanya tidak ada kapan tidak ada kenapa tidak ada tanda tanya apapun tanya kita.   Aku akan menunggumu seterusnya sampai tidak ada lagi yang bisa ditunggu. 30 Agustus

Seminar Kepenulisan

Ikut Seminar Kepenulisan Saja ! Seminar adalah sebuah wadah yang tepat untuk menambah ilmu diluar dari jam-jam perkuliahan atau akademis yang lain. Tidak juga melulu tentang hal akademis, seminar juga memiliki jangkauan lebih luas dalam hal topik pembahasan. Tapi, apakah seminar sepenting itu? Beberapa hari terakhir, tepatnya seminggu terakhir ini banyak sekali promosi tentang seminar kepenulisan. Kawan-kawan saya yang mengikuti Organisasi seperti Himpunan Mahasiswa dengan gencarnya mempromosikan tentang topik yang

Pada Sebuah Titik Temu

Pada sebuah titik temu, Aku kembali satu. Di sorong oleh desir lautan dan bisikan angin menuju arah yang belum tahu kemana. Aku hanya bisa menunggu dan melihat ruang dengan riuh penuh. Lalu, berangjak pergi masuk ke dalam palung yang dipenuhi raungan rindu. Nyiur-nyiur kelapa sedang menari kala itu, di bawahnya Aku sedang jatuh hati. Bukan dijatuhi oleh dagingku sendiri. Tawa dan canda yang hadir dari setiap pesonamu membuat aku masih

Yogyakarta: ada makna dibalik nama.

Yogyakarta atau Jogjakarta memanglah tempat yang istimewa. Mungkin beberapa orang sudah ada yang tidak percaya dengan kata istimewa itu, tetapi itu tidak membuat pendapat saya berubah tentang Jogja. Ya, tanggal 13 Agustus sampai 15 Agustus kemarin saya melakukan perjalanan singkat menuju jogja untuk sekadar membalaskan dendam rindu pada tempat ini. Tidak banyak tempat yang saya kunjungi karena memang waktu yang saya punya tak begitu banyak. Perjalanan saya dimulai tepat pada

Kontenplasi

  Seperti yang sudah saya beritahu di post saya sebelumnya, jadi content creator. Membuat satu konten yang menarik membutuhkan mood yang bagus, ide, bahan. Dan masih ada beberapa faktor yang mempengaruhi seperti kualitas jaringan internet dan juga seberapa kreatif kita mengatur kosakata. Disini saya sekadar bercerita, entah bisa panjang atau pendek cerita saya ini. Saya masih belum mengukurnya. Yang jelas menjadi seorang pembuat konten tidaklah butuh mengeluarkan dana yang fantastis.

Jadi Content Creator Sama Seperti Personal Branding?

      Dewasa ini, banyak sekali sosial media dan juga website yang di khususkan untuk menaungi para content creator. Karena menjadi seorang pembuat konten di internet adalah sebuah pekerjaan yang cukup banyak diminati dan terlihat sangat keren. Para remaja saat ini juga berlomba-lomba untuk menciptakan konten se-kreatif mungkin agar dapat bersaing dengan para pembuat konten yang lain. Tapi itu hanya bagian luarnya saja, dalam menciptakan sebuah konten entah itu