Mulut dan Telinga

Dalam sebuah percakapan antara Mulut dan Telinga terbitlah suatu pemahaman baru yang hanya bisa di mengerti oleh keduanya saja.   “Hey, Mulut. Siapakah di antara kita yang paling berjasa?” tanya Telinga. “Jangan kau tanyakan itu. Sudah jelas, Aku-lah yang paling berjasa,” jawab Mulut. “Bagaimana bisa kamu mengatakan hal itu dengan penuh percaya diri?” “Dasar Telinga, Apa kamu tidak mendengar pidato-pidato para pejabat? Apa kamu tidak mendengar gosip-gosip para selebriti? Apa

Konspirasi Yu’ Wer Sang Penjaga Kantin

Siang itu, Yu’ Wer si penjaga kantin, gadis belia 21 tahun yang sedang matang-matangnya sedang melayani para pelanggan yang memesan makanan. Salah satu dari pelanggan itu, Si Ripal, adalah karyawan perusahaan tempatnya bekerja sebagai penjaga kantin. Ripal sudah sedari dulu menyimpan rasa ke Yu’ Wer yang bekerja di kantin tempatnya bekerja dan Yu’ Wer tahu gelagat itu sedari dulu. “Yu’, aku nasi campur satu sama es teh satu yah,” ucap

Catatan Terakhir Joko

    Dalam satu hari buruk, Joko dan Juni akan segera berpisah karena keadaan ekonomi yang memaksa Joko untuk pergi bertolak ke luar negeri menjadi TKI. Berbekal pengetahuan bahasa inggris yang minim seperti rok yang dipakai cabe-cabean, Joko meninggalkan kekasih hatinya yang belum lama di pacarinya. Drama perpisahan seperti di film-film korea jadi bumbu dalam perpisahan Joko dan Juni di Bandara. Maklum saja, mereka baru seminggu menjalin kasih dan belum