Di Jaman Modern Anak Muda Bisa Apa?

  Perkembangan teknologi sudah semakin maju. Teknologi Modern merajalela dimana-mana. Disetiap kita melakukan aktifitas sehari-hari pun akan selalu dibarengi dengan teknologi modern. Contohnya seperti ingin membuat kue, buka youtube tutorial. Ingin menyeduh kopi, cari resep kopi di internet dan video tutorial di youtube. Ingin menambah pertemanan membuka sosial media seperti facebook, twitter dan instagram. Ya, mungkin itu adalah contoh paling mendasar dari perkembangan teknologi zaman sekarang. Tapi, apakah kita sendiri

#Skopi: Papandayan yang Menjelma Caramel

Yang namanya kopi memang tidak bisa diremehkan. Untuk yang hanya mengetahui rasa pahit dari kopi adalah orang-orang yang belum sepenuhnya apa itu kopi. Kemarin malam saya mencoba untuk brew sendiri, kopi Papandayan dari teman saya. Dia seorang barista memang, maka dari itu, ia membawakan biji kopi untuk saya. Tidak banyak, hanya cukup untuk satu porsi kopi saja. Katanya, kopi Papandayan Arabica ini mengeluarkan rasa caramel. Saya sebagai orang masih baru

Melawan Lupa

Hari baik, Bulan baik, saya ingat tentang beberapa kenangan yang sudah tertulis 2 sampai 3 tahun yang lalu. Saya melawan lupa. Waktu itu, Saya masih bersekolah di SMA negeri di daerah saya. Saya tidak perlu menyebutkan nama sekolahnya, karena saya malu. Cukup saya informasikan saja bahwa SMA saya memiliki fasilitas kamar asrama. Dan memang seluruh siswanya harus wajib menempati asrama tersebut. Bisa dibayangkan sendiri pula, berapa banyak kenangan yang saya

3 Tips Ampuh Mengembangkan Passion Kamu!

  Dewasa ini, banyak sekali remaja yang berlomba menemukan passionnya. Karena pada zaman sekarang passion adalah senjata utama untuk meraih sukses. Kita bisa melihat contoh dari beberapa publik figur yang sudah malang melintang di layar kaca. Sebut saja Raditya Dika, ia menjadi penulis best seller di Indonesia. Buku-bukunya juga selalu dinanti oleh para kawula muda. Tapi apa kita pernah berpikir bagaimana caranya mengembangkan passionnya itu? Jawabannya sangatlah mudah. Kita tidak perlu

Kontenplasi

  Seperti yang sudah saya beritahu di post saya sebelumnya, jadi content creator. Membuat satu konten yang menarik membutuhkan mood yang bagus, ide, bahan. Dan masih ada beberapa faktor yang mempengaruhi seperti kualitas jaringan internet dan juga seberapa kreatif kita mengatur kosakata. Disini saya sekadar bercerita, entah bisa panjang atau pendek cerita saya ini. Saya masih belum mengukurnya. Yang jelas menjadi seorang pembuat konten tidaklah butuh mengeluarkan dana yang fantastis.

Gairah Dalam Lirik Nick Drake

  Mungkin masih cukup awam bila mendengar nama Nick Drake. Sekilas saja, Nick Drake adalah salah satu musisi folk akustik asal Inggris. Sepanjang karirnya, ia sudah merilis tiga album studio namun tidak pernah sukses secara komersil. Ia tak pernah cukup populer di negara asalnya, bahkan rekaman ketika dia perform saja tak ada. Usai kematiannya di tahun 1974, para kritikus musik mulai memberikan perhatian terhadap karya-karya Nick Drake. Singkat saja pengenalan

Jadi Content Creator Sama Seperti Personal Branding?

      Dewasa ini, banyak sekali sosial media dan juga website yang di khususkan untuk menaungi para content creator. Karena menjadi seorang pembuat konten di internet adalah sebuah pekerjaan yang cukup banyak diminati dan terlihat sangat keren. Para remaja saat ini juga berlomba-lomba untuk menciptakan konten se-kreatif mungkin agar dapat bersaing dengan para pembuat konten yang lain. Tapi itu hanya bagian luarnya saja, dalam menciptakan sebuah konten entah itu

Buku dan Tulisan sebagai Bahan Bakar Akal

    Tiap manusia memang sudah punya otak dan pasti memang harus berakal, beda dengan hewan yang memang punya otak tapi tidak punya akal hanya mengandalkan insting liarnya. Tapi apakah semua manusia menggunakan otaknya untuk mengolah akal dengan maksimal? Kita tahu bahwa Indonesia sedang menjalani masa kritis karena banyak sekali penyebaran hoax dan juga adanya kampanye politik menjelang pilpres 2019. Hoax yang menjurus kearah kebencian, kampanye yang menjatuhkan salah satu

Kenapa Koran Masih Saja Eksis?

    Dewasa ini, banyak sekali media yang bisa diakses dengan sangat mudah untuk memuat berita-berita terbaru. Tapi kenapa koran masih saja eksis hingga kini? Beberapa hari lalu, Dosen Saya yang mengampu mata kuliah jurnalistik menerangkan tentang kenapa koran masih bisa bersaing dengan media online saat ini. Kita tahu bahwa banyak sekali portal berita saat ini, misal saja BaBe, UcNews, OkeZone, Detik.com, dan masih banyak lagi. Media-media online portal berita

Konspirasi Yu’ Wer Sang Penjaga Kantin

Siang itu, Yu’ Wer si penjaga kantin, gadis belia 21 tahun yang sedang matang-matangnya sedang melayani para pelanggan yang memesan makanan. Salah satu dari pelanggan itu, Si Ripal, adalah karyawan perusahaan tempatnya bekerja sebagai penjaga kantin. Ripal sudah sedari dulu menyimpan rasa ke Yu’ Wer yang bekerja di kantin tempatnya bekerja dan Yu’ Wer tahu gelagat itu sedari dulu. “Yu’, aku nasi campur satu sama es teh satu yah,” ucap