Dewasa ini, banyak sekali sosial media dan juga website yang di khususkan untuk menaungi para content creator. Karena menjadi seorang pembuat konten di internet adalah sebuah pekerjaan yang cukup banyak diminati dan terlihat sangat keren. Para remaja saat ini juga berlomba-lomba untuk menciptakan konten se-kreatif mungkin agar dapat bersaing dengan para pembuat konten yang lain.

Tapi itu hanya bagian luarnya saja, dalam menciptakan sebuah konten entah itu tulisan, foto, video atau yang lainnya seorang pembuat konten akan sangat menguras seluruh ide dan pikirannya. Terkadang para pembuat konten memanfaatkan segala kesempatan tanpa memandang resiko yang akan di hadapinya. Itu juga termasuk tantangannya, bukankah hidup tanpa tantangan seperti sayur bayam tanpa bayam?

Jadi seorang pembuat konten juga bisa meningkatkan personal branding agar lebih dikenal orang. Bukan untuk menjadi terkenal. Tetapi akan memudahkan bila ada sebuah perusahaan yang ingin merekrut sebagai pembuat konten di perusahaannya.

Seorang pembuat konten atau content creator juga akan bertarung dengan mood mereka karena faktor mood adalah faktor utama untuk menghentikan proses kreatif seorang content creator. Entah itu seorang penulis blog, seorang fotografer, atau seorang videografer, mereka semua akan bertarung dengan mood untuk menciptakan konten yang bagus bagi para penikmatnya.

Konsistensi juga menjadi sebuah tantangan dari sekian banyaknya tantangan lain dalam proses kreatif para content creator, karena dengan adanya konsistensi maka seorang pembuat konten akan mendapatkan di ingatan para penggemarnya. Betapa tidak, konsistensi bukan hanya tentang jadwal upload konten tiap minggu atau tiap hari. Tetapi tentang isi dan ciri khas sebuah konten yang dibuat untuk menginterpretasikan pembuat konten itu sendiri.

Perihal cara mendapatkan konten adalah sebuah proses kreatif yang sedemikian rupa dapat dilakukan oleh sang pembuat konten, jika kita ingin tahu bagaimana rasanya. Sila saja dicoba untuk membuatnya. Menulis di blog seperti saya pun begitu, susah sekali untuk membangun mood, mencari tema yang tepat, dan juga merangkai kata agar jadi kalimat yang mudah dipahami.

Jadi seorang content creator juga bisa meningkatkan personal branding, kita juga bisa mengasah kreatifitas dan juga menyalurkan passion kita. Tak perlu malu untuk menjadi seorang pembuat konten karena itu juga demi meningkatkan personal branding dan kreatifitas kita di atas rata-rata orang yang mempermalukan kita.

Salam!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *