Mungkin masih cukup awam bila mendengar nama Nick Drake. Sekilas saja, Nick Drake adalah salah satu musisi folk akustik asal Inggris. Sepanjang karirnya, ia sudah merilis tiga album studio namun tidak pernah sukses secara komersil. Ia tak pernah cukup populer di negara asalnya, bahkan rekaman ketika dia perform saja tak ada. Usai kematiannya di tahun 1974, para kritikus musik mulai memberikan perhatian terhadap karya-karya Nick Drake. Singkat saja pengenalan untuk sosok Nick Drake.

Fokus kita adalah karyanya. Dalam setiap karya yang dilahirkan olehnya, sangat terlihat sekali begitu piawainya Drake dalam menulis puisi. Permainan gitar yang lembut, dan suaranya yang khas. Seakan menjadi sebuah signature yang akan selalu melekat dalam namanya.

Lagu-lagunya seperti Place To Be, Pink Moon, Cello Song adalah yang terfavorit. Itu hanya menurut saya. Di beberapa permainan gitarnya seperti membangkitkan gairah para pendengarnya. Bukan gairah negatif, maksud saya. Tetapi seperti gairah untuk terus mendengarkan lagu-lagunya.

Sebenarnya ada beberapa lagu yang konon memiliki pemaknaan khusus, itupun banyak sekali di bahas dalam banyak artikel. Googling saja. Tapi memang saya tidak mau membahas itu, karena memang saya adalah seorang pendengar biasa. Saya hanya ingin tahu makna lagu itu dalam pemahaman saya. Bukan makna lagu dari pemahaman orang lain, sama saja saya menikmati karya orang lain tapi dengan pilih-pilih. Saya menikmati karya seseorang karena memang saya suka.

Maklum saja, Saya hanya orang awam. Sudah sepatutnya pula orang awam menikmati karya sebegini adanya. Berbeda lagi dengan seorang kritikus yang akan mendalami setiap kata demi kata dalam tiap lirik, atau mungkin mempelajari sejarah genre yang dibawakan oleh si musisi. Ya, itu hanya dalam penglihatan luar saya saja.

Intinya adalah Gairah atau mungkin bisa disebut semangat ketika mendengarkan lagu-lagu Nick Drake adalah hal yang saya suka. Bukan hanya Nick Drake yang saya dengarkan, tetapi semua musisi. Itu pun jika musiknya pas dengan telinga saya, dan juga karya dari seorang musisi tak patut kita jatuhkan bila tidak suka. Menjadi seorang penggemar dalam suatu genre musik tidak sebodoh itu, bukan?

Salam!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *