Beberapa anak muda jaman sekarang mungkin sudah terdoktrin dengan yang namanya Influencer atau Content Creator. Mereka akan lebih memilih untuk memulai bisnisnya sendiri untuk menghasilkan pendapatannya. Meniru dari gaya beberapa Selebgram yang mereka ikuti di media sosial seperti Instagram. Tapi dalam memulai sendiri usahanya itu, mereka akan banyak sekali menemui kegagalan dan saya pun pernah mengalami. Maka dari itu, saya akan memberikan penjelasan tentang 3 hal yang harus di hindari dalam merintis usaha mandiri.

 

 

1. Terlalu lama mencari ide peluang bisnis

Terlalu lama memikirkan dan mencari ide peluang bisnis adalah salah satu hal yang membuat ragu para pemula. Saya pun pernah mengalami. Kebingungan memilih bisnis apa yang paling cocok adalah sebuah rintangan yang harus dihadapi oleh para pelaku wirausaha muda yang ingin memulai bisnisnya sendiri.

Memilih dan mencari peluang bisnis juga penting karena akan mencakup ke perencanaan modal awal usaha. Seringkali yang membuat terlalu lama dalam mencari peluang bisnis ini adalah terlalu banyak ide bisnis yang menjanjikan. Sehingga membuat kita tergiur dengan profit yang akan didapatkan. Tapi ingat, memulai bisnis dari awal tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan. Masih ada proses panjang setelah memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis.

 

2. Bingung Mencari Modal Awal

Saya pertama kali membangun usaha juga sempat kebingungan ketika mencari modal awal. Karena jujur saja, saya tidak sepenuhnya didukung oleh lingkungan saya. Yang saya lakukan adalah mencari terlebih dahulu kerja sampingan untuk menabung gajinya sebagai modal awal usaha saya. Selain modal dana, ada modal lain yang harus dimiliki oleh para pelaku usaha mandiri. Adalah modal keterampilan.

Jika kita ingin membuka usaha kuliner seperti makanan ringan, maka kita juga harus bisa memasaknya dan juga memasarkannya. Kita ingin membuka usaha kreatif seperti event organizer, maka kita juga harus bisa membuat perencanaan event-event tertentu. Maka dari itu, memiliki kerja sampingan dalam bidang sesuai usaha kita adalah keharusan.

 

3. Ragu Untuk Melangkah

Dengan memiliki konsep usaha yang matang dan modal awal yang sudah terkumpul, maka sudah saatnya untuk merilis usaha kita. Jangan terlalu memikirkan untuk mengejar profit terlalu tinggi, karena dalam fase awal pembangunan sebuah usaha memang akan sangat membakar uang.

Jika kalian berpikir bahwa melangkah tanpa perlu menggunakan sepatu, maka melangkah lah. Jangan menunggu membeli sepatu terlebih dahulu agar bisa melangkah. Kita tidak akan tahu seberapa berhasilkah kita dalam menjalani sebuah usaha mandiri jika tidak mulai melangkah ke depan.

 

Masih ada beberapa hal yang harus dihindari seperti terlalu minder, terlalu percaya dengan produk yang dihasilkan, dan menutup semua indera ketika menjalani usaha. Dalam menjalani sebuah usaha, kita juga harus mengenali seberapa baik produk kita dan apa timbal baliknya jika produk itu dikonsumsi. Selalu bersyukur dan berusaha semaksimal mungkin dalam mencapai tujuan berwirausaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *